Universitas Gadjah Mada Departemen Farmakologi dan Terapi
Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sambutan
    • Sekilas Pandang
    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Staf
  • Divisi
    • Farmakogenomik, Farmakologi Molekuler, dan Imunofarmakologi
    • Farmakotoksikologi dan Pengembangan Obat
    • Etnofarmakologi dan Farmasi Kedokteran
    • Farmakologi Klinik, Farmakologi Komunitas, dan Regulatori
    • Farmakoepidemiologi, Farmakovigilans, dan Farmakoekonomi
  • Pendidikan
    • Program Sarjana
    • Program Pasca Sarjana
      • Praktikum In Vitro
    • Alumni Pasca Sarjana
  • Penelitian
    • Alur Perijinan Penelitian
    • Alur Perijinan Pengujian
    • Publikasi dan Penghargaan
    • Video Penelitian
    • Prosiding
      • Seminar “Peran Herbal untuk Mencegah Proses Degenerasi”
  • Fasilitas
    • Daftar Harga Layanan
    • Alur Penggunaan Fasilitas Laboratorium
    • Uji Toksisitas Akut Oral
    • Uji Toksisitas Subkronik Oral
    • Alat High Performance Liquid Chromatography
    • Laboratorium Kultur Sel
    • Laboratorium Pendidikan Terpadu
    • Perpustakaan Departemen
    • Buku Karya Dosen
  • Pelatihan
    • Symposium and Workshop Registration Form “Drug Toxicology From Molecular to Clinical”
    • Prosiding Seminar “Peran Herbal untuk Mencegah Proses Degenerasi”
    • Berita
  • Kegiatan
    • Pengabdian Masyarakat
    • Seminar dan Kursus
  • Pusat Kedokteran Presisi
  • Beranda
  • Berita
  • Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM Sukses Selenggarakan Pelatihan Pembuatan Model Hewan Coba Malaria

Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM Sukses Selenggarakan Pelatihan Pembuatan Model Hewan Coba Malaria

  • Berita, Pelatihan, Seminar-Workshop
  • 25 June 2026, 15.07
  • Oleh: admin
  • 0

Departemen Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) telah menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Model Hewan Coba Malaria pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta yang berasal dari kalangan akademisi, terdiri atas dosen, dokter, dan teknisi laboratorium yang memiliki ketertarikan dalam penelitian penyakit infeksi dan pengembangan model hewan coba.

Pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman teoritis sekaligus keterampilan praktis mengenai pengembangan model hewan coba malaria. Materi yang diberikan meliputi prinsip etika penggunaan hewan coba, teknik dasar penanganan hewan coba, dasar-dasar penelitian malaria eksperimental, serta praktikum handling hewan coba dan pembuatan model infeksi malaria.

Kegiatan diawali dengan sesi kuliah yang disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Eti Nurwening Sholikhah, M.Kes., M.Med.Ed., SpKKLP mengenai prinsip etika penggunaan hewan coba dalam penelitian. Dalam pemaparannya, Prof. Eti menekankan pentingnya penerapan prinsip 3R (Replacement, Reduction, dan Refinement) sebagai landasan dalam penggunaan hewan coba. Prinsip tersebut bertujuan untuk memastikan kesejahteraan hewan (animal welfare) tetap terjaga sekaligus menghasilkan penelitian yang berkualitas dan bertanggung jawab secara etik.

Materi selanjutnya membahas dasar-dasar penelitian malaria eksperimental. Prof. Eti menjelaskan bahwa penelitian malaria memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penemuan obat baru, serta pengendalian penyakit malaria. Peserta memperoleh pemahaman mengenai siklus hidup parasit Plasmodium, khususnya Plasmodium berghei, yang banyak digunakan sebagai model penelitian malaria pada hewan coba. Selain itu, dijelaskan pula tiga pendekatan penelitian malaria, yaitu penelitian in vitro menggunakan kultur sel untuk skrining awal, penelitian ex vivo menggunakan sampel biologis dari lapangan, dan penelitian in vivo menggunakan hewan coba untuk mengevaluasi respons biologis secara utuh. Pada pelatihan ini, model malaria in vivo dikembangkan menggunakan mencit (Mus musculus) galur BALB/c atau Swiss yang diinfeksi Plasmodium berghei.

Sesi praktikum dipandu oleh Dr. drh. Pamungkas Bagus Satriyo, Ph.D., bersama tim teknisi laboratorium. Peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai teknik handling dan restrain mencit, pemberian obat secara oral, pengambilan sampel darah melalui vena ekor dan jantung, serta teknik injeksi intraperitoneal. Pendampingan secara langsung memungkinkan peserta memahami prosedur yang benar sesuai standar laboratorium dan kaidah kesejahteraan hewan.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui penguatan kapasitas penelitian untuk mendukung pengembangan terapi dan strategi pengendalian malaria, serta SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pelatihan yang meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang penelitian biomedis. Pelatihan ini merupakan perwujudan komitmen Departemen dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas, beretika, dan berdampak bagi peningkatan kesehatan masyarakat. (Kontributor: Mosa Rini Nurul Hidayati)

Tags: 2026 pelatihan SDG 3 SDG 4

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Recent Posts

  • Dosen Departemen Farmakologi dan Terapi Berinovasi pada Program Summer Research dan ISCOMS 2026 di UMCG
  • Kursus Nasional Peran Farmakogenomik dalam Pengobatan Presisi
  • Dosen Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM Tampilkan Inovasi Riset pada World Congress of Basic and Clinical Pharmacology 2026 di Australia
  • Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM Tingkatkan Kompetensi Peneliti Melalui Pelatihan Penanganan Hewan Coba Laboratorium
  • Workshop Cell-Based Assays for Natural Product Research
Universitas Gadjah Mada

Departemen Farmakologi dan Terapi

FAKULTAS KEDOKTERAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN KEPERAWATAN

Gedung Radioputro, Lt 2, Sayap Timur

Jalan Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta, 55281

Telp (0274) 511103 Fax (0274) 511103

Email: farmakologi.fk@ugm.ac.id

© Farmakologi FKKMK Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY