Keluarga besar Departemen Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menggelar kegiatan Syawalan 1447 H pada Ahad, 5 April 2026, bertempat di Resto Saudah Lestari Rasa, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat pasca hari raya Idul Fitri, sekaligus momentum refleksi untuk menginternalisasi nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar departemen dalam suasana penuh keakraban. Momentum Syawalan dimaknai sebagai sarana untuk saling memaafkan, mempererat hubungan antarsivitas akademika, serta memperkuat kebersamaan dalam lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
Mengangkat tema “Pengamalan Nilai Ramadan dalam Proses Detoksifikasi Hati”, kegiatan ini juga diisi dengan pengajian yang disampaikan oleh dr. Farhan Ali Rahman, Sp.An-TI, FIPM, Subsp.M.N (K) dari Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif. Dalam kajiannya, dr. Farhan menjelaskan pentingnya menjaga hati tidak hanya dari aspek fisik, tetapi juga dari dimensi emosional dan spiritual. Nilai-nilai Ramadan seperti pengendalian diri, bersyukur, serta tawakal kepada Allah memiliki kontribusi dalam menjaga keseimbangan dalam menghadapi fluktuasi keimanan seseorang.
Selain kajian, acara juga diisi dengan ramah tamah dan interaksi santai antar anggota departemen. Kehangatan suasana mencerminkan kuatnya nilai kekeluargaan yang telah terbangun, sekaligus menjadi energi positif dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Kegiatan Syawalan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik dan mental, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antar departemen dan kebersamaan di lingkungan akademik.