Universitas Gadjah Mada Departemen Farmakologi dan Terapi
Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sambutan
    • Sekilas Pandang
    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Staf
  • Divisi
    • Farmakogenomik
    • Farmakologi dan Toksikologi Eksperimental
    • Etnofarmakologi
    • Farmakologi Klinik dan Kebijakan Obat
    • Farmakoepidemiologi, Farmakovigilan, dan Farmakoekonomi
  • Pendidikan
    • Program Sarjana
    • Program Pasca Sarjana
      • Praktikum In Vitro
  • Penelitian
    • Alur Perijinan Penelitian
    • Alur Perijinan Pengujian
    • Publikasi dan Penghargaan
    • Video Penelitian
    • Prosiding
      • Seminar “Peran Herbal untuk Mencegah Proses Degenerasi”
  • Fasilitas
    • Daftar Harga Layanan
    • Alur Penggunaan Fasilitas Laboratorium
    • Uji Toksisitas Akut Oral
    • Uji Toksisitas Subkronik Oral
    • Alat High Performance Liquid Chromatography
    • Laboratorium Kultur Sel
    • Laboratorium Pendidikan Terpadu
  • Pelatihan
    • Symposium and Workshop Registration Form “Drug Toxicology From Molecular to Clinical”
    • Prosiding Seminar “Peran Herbal untuk Mencegah Proses Degenerasi”
    • Berita
  • Kegiatan
    • Pengabdian Masyarakat
    • Seminar dan Kursus
  • Pusat Kedokteran Presisi
  • Beranda
  • Berita
  • Penguatan Kapasitas Peneliti melalui Pelatihan Model Hewan Coba di FK-KMK UGM

Penguatan Kapasitas Peneliti melalui Pelatihan Model Hewan Coba di FK-KMK UGM

  • Berita, Pelatihan
  • 4 December 2025, 10.11
  • Oleh: admin
  • 0

Departemen Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Model Hewan Coba untuk Penelitian Immunomodulator, Diabetes Mellitus, dan Hipertensi pada Kamis–Jumat, 27–28 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Departemen Farmakologi dan Terapi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas penelitian praklinik di bidang farmakologi dan ilmu biomedis.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan wawasan yang komprehensif kepada para peneliti mengenai pengembangan dan pemanfaatan model hewan coba yang akurat dan relevan. Dalam konteks penelitian modern, pemilihan model hewan yang tepat menjadi fondasi penting untuk menghasilkan data yang valid dan dapat diterjemahkan ke dalam pengembangan terapi baru, khususnya pada bidang kanker, imunologi, penyakit metabolik, dan kardiovaskular.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai prinsip dasar dan etika penggunaan hewan coba dalam penelitian praklinik. Aspek etika menjadi perhatian utama, mengingat penggunaan hewan dalam penelitian harus senantiasa mengedepankan prinsip kesejahteraan hewan, replacement, reduction, and refinement (3R), serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Selain itu, pelatihan ini juga membahas secara mendalam pembuatan dan karakterisasi model hewan coba untuk penelitian kanker dan imunomodulator, termasuk model diabetes mellitus dan hipertensi yang banyak digunakan dalam penelitian translasi.

Melalui sesi kuliah dan praktikum, peserta diarahkan untuk memahami kelebihan dan keterbatasan berbagai jenis model hewan. Hal ini bertujuan membantu peneliti dalam memilih model yang paling sesuai dengan tujuan penelitian masing-masing, sehingga dapat meningkatkan validitas hasil dan efisiensi proses penelitian. Dengan meningkatnya pemahaman metodologis ini, diharapkan kualitas penelitian yang menggunakan hewan coba dapat terus ditingkatkan dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan terapi baru.

Kegiatan pelatihan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 3, 4, dan 17. SDG 3 (Good Health and Well-Being) tercermin melalui upaya peningkatan kualitas penelitian yang mendukung pengembangan terapi inovatif untuk penyakit tidak menular dan kanker. SDG 4 (Quality Education) diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan sebagai sarana pembelajaran dan peningkatan kapasitas peneliti dalam bidang penelitian praklinik. Sementara itu, SDG 17 (Partnerships for the Goals) tercapai melalui penguatan kolaborasi akademik dan jejaring antarpeneliti yang terlibat dalam kegiatan ini.

Tags: 2025 SDG 17 SDG 3 SDG 4

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Recent Posts

  • Dosen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM Raih Gelar Doktor dari University of Leeds
  • Penguatan Kapasitas Peneliti melalui Pelatihan Model Hewan Coba di FK-KMK UGM
  • Partisipasi FK-KMK UGM pada Asian Conference on Pharmacoepidemiology 2025
  • Pengabdian Masyarakat UGM Dorong Pencegahan Leptospirosis dan Ketahanan Gizi melalui Program REWANG di Sompok, Imogiri, Bantul
  • Pelatihan Pembuatan Model Hewan Coba untuk Penelitian Immunomodulator, Diabetes Mellitus dan Hipertensi
Universitas Gadjah Mada

Departemen Farmakologi dan Terapi

FAKULTAS KEDOKTERAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN KEPERAWATAN

Gedung Radioputro, Lt 2, Sayap Timur

Jalan Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta, 55281

Telp (0274) 511103 Fax (0274) 511103

Email: farmakologi.fk@ugm.ac.id

© Farmakologi FKKMK Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY