Yogyakarta, 16 Oktober 2025 – Departemen Farmakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Plenary Lecture dan Konferensi bertema pengembangan teknologi kesehatan. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta baik dari kalangan akademisi, peneliti, praktisi, hingga pembuat kebijakan di bidang kesehatan, dan pemateri dari dalam dan luar negeri.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekanat FK-KMK UGM setelah sambutan dari Ketua Departemen Farmakologi dan Terapi. Kegiatan ini diawali dengan dua sesi Plenary Lecture yang menghadirkan narasumber luar negeri Prof. Dr. Asrul Akmal Shafie dari Universiti Sains Malaysia membawakan materi mengenai The Role of Pharmacoeconomic on HTA and Health Product Development. Dalam materi tersebut ia menyoroti pentingnya evaluasi ekonomi dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan produk kesehatan.

Prof. Dr. dr. Eti Nurwening, Sholikhah, M.Kes., M.Med.Ed., SpKKLP dari Departemen Farmakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) turut hadir dalam Kongres ke-XII Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) tahun 2025. Kehadiran Prof. Eti mencerminkan komitmen akademisi dalam mendukung transformasi kesehatan nasional. Kongres yang berlangsung pada 26–28 Juni 2025 di Jakarta ini mengangkat tema “Transformasi Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia, dari Visi ke Aksi Nyata dalam Transformasi Kesehatan Nasional”, sebagai respons terhadap tantangan sistem kesehatan pasca pandemi dan sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Kesehatan.
