MATERI WEBINAR
Latar Belakang Kegiatan
Farmakovigilans adalah seluruh kegiatan tentang pendeteksian, penilaian, pemahaman, dan pencegahan efek samping atau masalah lainnya terkait dengan penggunaan obat. Keamanan penggunaan obat beredar harus secara terus menerus dipantau karena keterbatasan informasi keamanan pada fase pengembangan obat (uji klinik). Pemantauan ini dilakukan melalui aktivitas farmakovigilans. Tujuan dilakukannya farmakovigilans adalah untuk mendeteksi masalah keamanan atau potensi risiko obat yang belum diketahui, mendeteksi peningkatan frekuensi kejadian efek samping, mengkomunikasikan informasi keamanan obat, dan pencegahan terjadinya risiko keamanan obat.
Prof. Dr. dr. Eti Nurwening, Sholikhah, M.Kes., M.Med.Ed., SpKKLP dari Departemen Farmakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) turut hadir dalam Kongres ke-XII Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) tahun 2025. Kehadiran Prof. Eti mencerminkan komitmen akademisi dalam mendukung transformasi kesehatan nasional. Kongres yang berlangsung pada 26–28 Juni 2025 di Jakarta ini mengangkat tema “Transformasi Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia, dari Visi ke Aksi Nyata dalam Transformasi Kesehatan Nasional”, sebagai respons terhadap tantangan sistem kesehatan pasca pandemi dan sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Kesehatan.