Magister Ilmu Biomedik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bekerja sama dengan Departemen Farmakologi dan Terapi menyelenggarakan kuliah tamu internasional bertajuk “Treating Genetic Epilepsy: Research Excellence at University of Birmingham” pada Rabu (20/5). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Student Center Lantai 2 FK-KMK UGM serta melalui platform Zoom Meeting.
Kuliah tamu menghadirkan Associate Professor Dr. Felix Chan dari School of Health Sciences, University of Birmingham, sebagai narasumber utama. Acara dimoderatori oleh Dr. Sci. apt. Beni Lestari, M.Bio.Sci dari Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, peneliti, serta tenaga kesehatan yang memiliki minat pada bidang neurologi, farmakologi, dan biomedis.

Dalam pemaparannya, Dr. Felix Chan menjelaskan perkembangan riset translasi dan pendekatan precision medicine dalam penanganan epilepsi. Epilepsi merupakan salah satu tantangan dalam dunia kesehatan karena melibatkan variasi genetik yang kompleks serta respons terapi yang berbeda pada setiap individu. Oleh karena itu, pendekatan berbasis precision medicine dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas terapi dan kualitas hidup pasien.
Dr. Felix juga membagikan pengalaman dan capaian riset di University of Birmingham dalam bidang epilepsi. Penelitian tersebut berfokus pada pemanfaatan data genetik dan teknologi biomedis modern untuk mendukung diagnosis yang lebih akurat serta pengembangan terapi yang lebih personal dan tepat sasaran.
Selain membahas aspek ilmiah dan klinis, kegiatan ini turut memberikan informasi mengenai peluang studi lanjut pascasarjana di University of Birmingham. Peserta memperoleh gambaran mengenai lingkungan akademik, peluang kolaborasi riset internasional, serta berbagai program pendidikan dan penelitian yang tersedia bagi mahasiswa Indonesia.
Penyelenggaraan kuliah tamu ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan inovasi di bidang kesehatan, serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan akses terhadap pendidikan dan kolaborasi akademik internasional. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kerja sama antara UGM dan University of Birmingham dalam bidang pendidikan dan penelitian kesehatan. (Kontributor: Nimas Bella Puspita)