Universitas Gadjah Mada Departemen Farmakologi dan Terapi
Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang Kami
    • Sambutan
    • Sekilas Pandang
    • Sejarah
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Divisi
      • Farmakoepidemiologi, Farmakovigilans, dan Farmakoekonomi
      • Farmakogenomik, Farmakologi Molekuler, dan Imunofarmakologi
      • Farmakologi Klinik, Farmakologi Komunitas, dan Regulatori
      • Farmakotoksikologi dan Pengembangan Obat
      • Etnofarmakologi dan Farmasi Kedokteran
    • Staf
  • Pendidikan
    • Program Sarjana
    • Program Pasca Sarjana
      • Praktikum In Vitro
    • ALUMNI PASCA SARJANA
  • Penelitian
    • Publikasi dan Penghargaan
    • Alur Perijinan Pengujian
    • Alur Perijinan Penelitian
    • Video Penelitian
    • Prosiding Seminar “Peran Herbal untuk Mencegah Proses Degenerasi”
  • Fasilitas
    • Daftar Harga Layanan
    • Alat High Performance Liquid Chromatography
    • Alur Penggunaan Fasilitas Laboratorium
    • Laboratorium Farmakogenetika
    • Laboratorium Kultur Plasmodium sp.
    • Laboratorium Kultur Sel
    • Laboratorium Pendidikan
    • Uji Toksisitas Akut Oral
    • Uji Toksisitas Subkronik Oral
    • Unit Pemeliharaan Hewan Coba
    • Perpustakaan Departemen Farmakologi dan Terapi
    • Buku Karya Dosen
  • Kegiatan
    • Pelatihan
    • Seminar dan Kursus
    • Pengabdian Masyarakat
  • Pusat Kedokteran Presisi
  • Kontak Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Akselerasi Riset Obat Alami, Departemen Farmakologi dan Terapi serta Pusat Kedokteran Herbal UGM Gelar Pelatihan Cell-Based Assays

Akselerasi Riset Obat Alami, Departemen Farmakologi dan Terapi serta Pusat Kedokteran Herbal UGM Gelar Pelatihan Cell-Based Assays

  • Berita, Pelatihan, Seminar-Workshop
  • 19 August 2026, 11.32
  • Oleh: admin
  • 0

YOGYAKARTA – Departemen Farmakologi dan Terapi bersama dengan Pusat Kedokteran Herbal (PKH) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Workshop: Cell-Based Assays for Natural Product Research. Kegiatan yang berlangsung intensif pada 6–7 Agustus 2026 ini diikuti oleh 15 peserta dari berbagai kalangan peneliti dan akademisi. Pelatihan ini dirancang khusus untuk memperkuat kompetensi teknis dalam menguji efikasi dan keamanan produk herbal pada tingkat seluler.

Sebagai institusi yang berkomitmen pada pengembangan sains, Departemen Farmakologi dan Terapi dan PKH FK-KMK UGM menghadirkan para pengisi materi ahli dari internal departemen serta menggandeng mitra industri strategis, Sciencewerke. Kolaborasi ini memastikan para peserta mendapatkan pemahaman teoretis yang komprehensif sekaligus pengalaman praktis yang relevan dengan standar industri riset modern.

Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan materi yang mendalam, mulai dari dasar-dasar pengembangan obat herbal, karakteristik metabolit sekunder, hingga peran krusial cell-based assays dalam memetakan potensi produk alam. Tidak hanya terpaku pada teori, pelatihan ini menitikberatkan pada sesi hands-on laboratory.

Para peserta melakukan praktik langsung kultur sel mamalia, preparasi sampel produk alam, serta uji sitotoksisitas dan viabilitas sel. Alur pelatihan ditutup dengan sesi analisis data biologis menggunakan perangkat lunak salah satunya GraphPad Prism, yang mencakup uji normalitas, analisis statistik, hingga kalkulasi nilai ICβ‚…β‚€. Metode komprehensif ini bertujuan agar peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat di laboratorium masing-masing.

Penyelenggaraan lokakarya ini tidak sekadar menjadi agenda akademik rutin, tetapi juga wujud nyata kontribusi instansi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kegiatan ini secara langsung selaras dengan tiga pilar utama SDGs, yaitu:

  • SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): Mendorong akselerasi penemuan obat berbasis bahan alam yang aman, efektif, dan teruji secara ilmiah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
  • SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas): Menyediakan sarana peningkatan kapasitas (capacity building) bagi para peneliti melalui transfer teknologi penapisan seluler tingkat lanjut.
  • SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Membangun sinergi yang kuat antara sektor akademisi, pusat riset, dan mitra industri seperti Sciencewerke demi kemajuan ekosistem riset nasional.

Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan pemanfaatan kekayaan hayati Indonesia sebagai bahan baku obat herbal dapat bertransformasi dari sekadar basis empiris menuju basis ilmiah yang kokoh dan diakui secara global. Kontributor: Mosa Rini Nurul Hidayati.

Tags: 2026 pelatihan SDGs 17 SDGs 4 workshop

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Recent Posts

  • Mahasiswa Minat Farmakologi FK-KMK UGM Terpilih sebagai Perwakilan Indonesia dalam FMFC International Training Programme 2026
  • Riset Mandiri Berbuah Prestasi, Mahasiswa MIB Farmakologi FK-KMK UGM Raih Juara 1 Poster Competition di Ajang Precision Oncology
  • Mahasiswa Magister Ilmu Biomedik Minat Farmakologi Raih Juara 1 Poster Presentation di International Postgraduate Symposium (IPGS) 2026
  • Tingkatkan Kompetensi Teknisi, Departemen Farmakologi dan Terapi Selenggarakan Pelatihan Pengoperasian dan Optimasi HPLC
  • Akselerasi Riset Obat Alami, Departemen Farmakologi dan Terapi serta Pusat Kedokteran Herbal UGM Gelar Pelatihan Cell-Based Assays
Universitas Gadjah Mada

Departemen Farmakologi dan Terapi

FAKULTAS KEDOKTERAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN KEPERAWATAN

Gedung Radioputro, Lt 2, Sayap Timur

Jalan Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta, 55281

Telp (0274) 511103 Fax (0274) 511103

Email: farmakologi.fk@ugm.ac.id

© Farmakologi FKKMK Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY