Departemen Farmakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan Pelatihan “Pengoperasian dan Optimasi High Performance Liquid Chromatography (HPLC)” bagi teknisi laboratorium departemen. Kegiatan yang bersifat internal ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu–Kamis, 19–20 Agustus 2026, bertempat di Ruang Pertemuan dan Laboratorium Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM.
Pelatihan diikuti oleh 10 peserta yang terdiri dari laboran/teknisi laboratorium Departemen Farmakologi dan Terapi. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi personel laboratorium dalam mengoperasikan instrumen HPLC secara tepat, sesuai prosedur operasional standar (SOP), serta mendukung keandalan hasil penelitian dan pengujian di laboratorium. HPLC merupakan salah satu instrumen analisis yang banyak digunakan dalam penelitian, pengujian, dan pengendalian mutu sehingga diperlukan pemahaman yang baik mengenai prinsip kerja, persiapan sampel, metode analisis, perawatan, hingga penanganan permasalahan instrumen.

Pelatihan menghadirkan narasumber dan instruktur, yaitu Dr.rer.nat. Apt. Arko Jatmiko Wicaksono, M.Sc., Ph.D. serta Tri Wahyudi, S.Kom. Materi disampaikan melalui kombinasi ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai prinsip dasar kromatografi dan teori HPLC serta dasar teori validasi dan perhitungan kadar berdasarkan kromatogram yang disampaikan oleh Dr. Arko Jatmiko Wicakosno. Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan alat, teknis HPLC, serta perawatan harian dan berkala yang disampaikan oleh Bapak Tri Wahyudi sebagai instruktur.

Memasuki hari kedua, pelatihan difokuskan pada praktik pengoperasian HPLC. Peserta mempelajari perawatan dan troubleshooting, verifikasi sistem termasuk kolom, penyiapan sampel, running HPLC, serta analisis hasil. Sesi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai permasalahan umum pada HPLC dan evaluasi melalui post-test.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengoperasikan HPLC secara mandiri, menyiapkan mobile phase dan sampel sesuai SOP, menjalankan analisis menggunakan perangkat lunak HPLC, serta membaca dan menginterpretasikan kromatogram. Selain itu, peserta diharapkan mampu melakukan maintenance rutin, menangani troubleshooting sederhana, dan menerapkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam penggunaan instrumen.
Peningkatan kompetensi teknisi laboratorium menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan laboratorium dan mendukung pelaksanaan penelitian yang berkualitas. Pelatihan ini juga diharapkan memperkuat penerapan prinsip Good Laboratory Practice (GLP), sehingga keandalan hasil analisis dapat terjaga melalui pengoperasian instrumen dan penerapan prosedur yang benar.

Kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, Pendidikan Bermutu (Quality Education), melalui penguatan kompetensi dan pembelajaran berkelanjutan bagi tenaga laboratorium. Selain itu, kegiatan turut mendukung SDGs ke-3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), melalui peningkatan kapasitas laboratorium yang berperan dalam mendukung penelitian dan pengujian di bidang kesehatan (Kontributor: Nimas Bella Puspita).