Mahasiswa Magister Ilmu Biomedik Minat Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Jekli, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang International Postgraduate Symposium (IPGS) 2026. Prestasi tersebut diraih melalui kategori poster presentation dengan karya ilmiah berjudul “Disease-Oriented Prioritization of Therapeutic Targets and Lead Phytochemicals from Etlingera elatior Against Idiopathic Pulmonary Fibrosis”.
IPGS 2026 diselenggarakan oleh FK-KMK UGM pada Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026, dengan mengusung tema “Health and Medical Innovation: How to Address Global Health Crisis”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa, peneliti, akademisi, dan profesional dari berbagai negara untuk bertukar pengetahuan terkait strategi inovatif penanganan krisis kesehatan.

Keberhasilan Jekli, mahasiswa angkatan 2025 ini meraih Juara 1 menunjukkan kualitas dan relevansi penelitian mahasiswa Magister Ilmu Biomedik Minat Farmakologi dalam menjawab permasalahan kesehatan melalui pendekatan inovatif. Prestasi ini sekaligus mencerminkan komitmen FK-KMK UGM dalam mendorong budaya akademik, penelitian, dan inovasi yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta kesehatan masyarakat.
Partisipasi dalam IPGS 2026 juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kemampuan dalam mengomunikasikan hasil penelitian kepada komunitas ilmiah. Pencapaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menghasilkan penelitian yang bermutu, inovatif, dan memiliki potensi manfaat bagi pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan.

Kegiatan dan prestasi tersebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), melalui kontribusi penelitian terhadap pengembangan solusi inovatif di bidang kesehatan. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDGs ke-4, Pendidikan Bermutu (Quality Education), khususnya dalam penguatan pendidikan tinggi, kapasitas penelitian, dan pengembangan kompetensi generasi akademisi di bidang kesehatan (Kontributor: Nimas Bella Puspita).