Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Biomedik (MIB) Minat Farmakologi tahun 2025, Jekli, berhasil meraih Juara 1 Poster Competition dalam Poster Competition and Oral Presentation bertajuk “Cancer Metabolism and Microbiome: Exploration of Metabolic Pattern and Microbiome Signatures for Precision Oncology” yang dilaksanakan di Laboratorium Penelitian dan Pengujian (LPPT) UGM pada Minggu, 30 Agustus 2026. Ajang tersebut diselenggarakan oleh Pusat Kolaborasi Riset Precision Oncology Based Omics bersama pakar nasional dan internasional dari German Cancer Research Center (DKFZ) dan University of Groningen.
Prestasi ini diraih melalui karya ilmiah berjudul “Breaking the Microbiome−Cancer Link: An In Silico Discovery of Baccaurea angulata Phytochemicals Targeting the Deoxycholic Acid-Colorectal Cancer Axis”. Penelitian tersebut merupakan hasil karya mandiri Jekli yang menunjukkan inisiatif, kemandirian, serta kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan penelitian di bidang biomedis. Kompetisi yang mengangkat tema metabolisme kanker dan mikrobioma tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa, dokter, serta peneliti untuk mempresentasikan karya ilmiah dan mengeksplorasi berbagai pendekatan inovatif dalam mendukung pengembangan precision oncology. Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa jenjang S1, S2, S3, PPDS, dokter, dan peneliti dengan karya berupa original article, systematic review, meta-analysis, maupun case studies.

Melalui penelitian yang dipresentasikan, Jekli mengangkat keterkaitan antara mikrobioma dan kanker dengan mengeksplorasi potensi senyawa fitokimia dalam menargetkan sumbu deoxycholic acid-colorectal cancer. Pendekatan tersebut mencerminkan pemanfaatan metode berbasis komputasi (in silico) dalam mengeksplorasi kandidat senyawa dan target terapi yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut dalam penelitian kanker. Keberhasilan tersebut menjadi capaian yang membanggakan bagi Program Studi Magister Ilmu Biomedis dan Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM. Selain menghasilkan karya ilmiah, pencapaian Jekli memperlihatkan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan penelitian secara mandiri serta mengomunikasikan hasilnya dalam forum ilmiah yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan dan biomedis.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya penguatan kapasitas mahasiswa pascasarjana dalam menghasilkan penelitian inovatif dan berorientasi pada tantangan kesehatan global. Kemandirian dalam merancang dan mengembangkan penelitian menjadi bekal penting bagi calon akademisi dan peneliti untuk berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan pengembangan terapi berbasis bukti. Pencapaian Jekli selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui kontribusi penelitian terhadap eksplorasi inovasi dalam pencegahan dan penanganan kanker. Kegiatan ini juga mendukung SDGs ke-4, Pendidikan Bermutu (Quality Education) dan SDGs ke-9, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan kapasitas penelitian serta pengembangan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.